Cara Membuat Surat Kuasa Pengambilan Bpkb

Surat kuasa merupakan salah satu jenis surat yang isinya berupa pelimpahan kuasa dari pihak pertama ke pihak kedua sehingga pihak kedua dapat menjalankan amanat sesuai yang tercantum di surat kuasa.

Dalam hal ini pihak kedua mempunyai kuasa penuh layaknya pihak pertama.

Surat kuasa dibuat saat pihak pertama tidak dapat menjalankan kewajiban pada waktu yang ditentukan.

Oleh karena itu, Anda wajib tau mengenai cara membuat surat kuasa pengambilan bpkb sehingga mempermudah dalam proses pengambilannya.

Surat kuasa ini sangat penting untuk dibuat saat pihak pertama berhalangan untuk mengurus bpkb sehingga memberikan kuasa kepada orang lain.

Cara Membuat Surat Kuasa Pengambilan Bpkb

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda jadikan sebagai sumber referensi untuk membuat surat kuasa bpkb:

1. Menyusun rencana pembuatan surat kuasa

Sumber Gambar: kompas.com

Hal – hal yang harus dipersiapkan dalam menyusun surat kuasa antara lain adalah pertama membuat format.

Ada pun format untuk membuat surat tersebut terdiri atas 3 bagian, yaitu nama surat, isi surat dan penutup.

Nama surat sangat penting untuk dibuat dengan tujuan untuk membedakan antara satu surat dengan surat lainnya.

Nama surat ditulis pada bagian atas tengah menggunakan huruf kapital yang ditebalkan.

Isi surat berupa identitas pemberi kuasa, penerima kuasa, perjanjian dan lain – lain.

Sedangkan bagian penutup surat berisi tanggal penandatanganan surat.

Proses tanda tangan surat tersebut wajib ditandatangani oleh pihak penerima dan pemberi kuasa, juga saksi.

Tak lupa juga diberi materai.

2. Menulis Surat Kuasa

Sumber Gambar: finansialku.com

Setelah mengetahui format pembuatannya maka langkah selanjutnya adalah menulis nama surat, yaitu surat kuasa.

Anda juga harus menuliskan informasi baik dari orang yang memberi kuasa maupun orang yang menerima kuasa.

Anda juga harus mencantumkan tujuan surat kuasa dibuat, tanggal surat dibuat dan masa berlaku surat kuasa bpkb.

Ada beberapa contoh surat kuasa yang dapat Anda buat selain untuk pengambilan bpkb, antara lain adalah surat kuasa untuk pengambilan uang, gaji, ijazah, surat kuasa pajak, tanah, bank dan lain – lain.

Surat kuasa perlu dibuat dengan tujuan untuk mempermudah Anda dalam mengurus berbagai macam keperluan seperti yang telah disebutkan di atas.

Dengan demikian apabila pihak pemberi kuasa berhalangan seperti sakit dan lainnya maka pihak pemberi kuasa dapat mempercayakan kepada pihak penerima kuasa untuk membantu mengurus keperluannya.

3. Hal – hal yang harus dipertimbangkan

Sumber Gambar: kanglondo.wordpress.com

Cara membuat surat kuasa pengambilan bpkb sangatlah mudah.

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan saat membuat surat kuasa:

  • Dalam membuat surat kuasa maka membutuhkan orang yang sehat baik secara jasmani maupun rohani dan telah cukup umur.
  • Anda membutuhkan nomor surat apabila surat kuasa itu berasal dari instansi. Namun, jika perorangan maka tidak membutuhkan nomor surat.
  • Identitas pada surat kuasa harus detail dan lengkap.
  • Surat kuasa memiliki tujuan dan alasan yang kuat.
  • Alangkah baiknya jika penerima kuasa adalah anggota keluarga.
  • Surat kuasa dilengkapi dengan lampiran yang menyatakan bahwa pihak pertama atau pemberi kuasa memang benar – benar tidak dapat melakukan pengambilan bpkb.
  • Agar surat kuasa sah maka tercantum tanda tangan dari pihak pemberi dan penerima kuasa. Anda juga harus mencantumkan tanggal pengesahan surat tersebut.

Membuat surat kuasa sangat penting jika sewaktu – waktu terjadi hal – hal yang tidak diinginkan.

Apabila Anda ingin mengetahui berbagai macam jenis surat kuasa, silahkan Anda dapat mengunjungi website celtics town.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.