5 Keunikan Rumah Adat Kalimantan Barat yang Harus Kamu Ketahui!

Apabila mendengar Provinsi Kalimantan Barat tentu akan identik dengan Kota Pontianak dan Tugu Khatulistiwa yang dilewati oleh garis khayal lintang nol derajat. Selain itu, Kalimantan Identik dengan Suku asli penghuni Pulau Kalimantan yang disebut dengan Suku Dayak yang terkenal dengan adatnya.

Keunikan lain dari Provinsi Kalimantan Selain Suku Dayak dan Tugu Khatulistiwa, keunikan lain yang dimiliki oleh Kalimantan Barat adalah Rumah Panjang. Berikut Ini 5 keunikan rumah Panjang yang wajib kamu ketahui:

1. Ukuran yang Besar

rumah adat kalimantan barat

Rumah Panjang ternyata memiliki ukuran yang sangat fantastis yakni tinggi yang mencapai 8 meter dan panjang yang mencapai 180 meter dan lebar yang mencapai 30 meter. Mungkin jika kondisi Modern ini hampir mirip dengan barak-barak pasukan yang ada di markas TNI.

Besar dan tingginya rumah adat ini tentunya memiliki tujuan tertentu yakni dibuat tinggi untuk menanggulangi Banjir yang rawan terjadi di Pulau Kalimantan. Selain itu, Rumah Panjang ini digunakan sebagi benteng perlindungan bagi masyarakat menghadapi serangan dari suku lain.

2. Dihuni oleh Keluarga Besar

Luasnya Rumah Panjang ini mampu menampung puluhan keluarga dalam sebuah rumah panjang. Selain itu, Puluhan keluarga ini memiliki sebuah adat- istiadat yang tentunya memiliki hukum adat, rumah panjang ini digunakan untuk musyawarah adat.

Rumah Panjang dalam strukturnya juga memiliki tempat-tempat khusus untuk memisahkan antara anak gadis dengan anak perjaka untuk menjaga kesucian dari rumah panjang tersebut. Sebab, apabila terjadi perbuatan tidak senonoh didalam rumah panjang akan membawa petaka.

3. Konstruksi Bangunan yang Unik

rumah kalimantan barat

Konstruksi bangunan ini terbilang sangat unik dan memiiki fungsi masing- masing. Yang pertama adalah Tangga atau yang disebut dengan Hejot yang jumlahnya harus ganjil, angka ganjil dipercaya memiliki niai-nilai magis tertentu.

Pada Badan rumah, bahan rumah yang digunakan semuanya terbuat dari kayu ulin yang terkenal dengan kualitasnya yang mampu bertahan hingga ratus tahun. Kayu ulin ini dipilih dan didoakan sesuai dengan adat ritual adat suku dayak.

Lantai yang terbuat dari bahan bambu yang dipadukan dengan belahan batang pinang atau kayu yang berbentuk bulat dengan ukuran yang harus sebesar kepalan tangan orang dewasa.

4. Patung di depan Rumah

Setiap Rumah Panjang pasti memiliki sebuah patung khusus didepannya. Seperti yang kita ketahui, suku dayak sangat kental dengan nuansa mistis dan Patung yang dipasang didepan rumah digunakan untuk mengusir roh jahat yang mengganggu masyarakat.

Patung ini dipercaya sebagai sarana untuk menangkal segala bentuk perbuatan teluh, santet dan ilmu hitam dari suku-suku lain. Patung ini disakralkan oleh penghuni Rumah Panjang sebab dan ada acara pemujaan khusus terhadap patung-patung ini.

5. Sesuai Arah Terbit dan Tenggelamya Matahari

Rumah Panjang Kalimantan Barat

Arah berdirinya rumah panjang harus sesuai dengan awal terbitnya matahari dan tenggelamnya matahari. Sehingga rumah panjang mayoritas menghadap ke arah timur dan ujung rumah disesuaikan dengan arah matahari terbenam.

Makna filosofis yang tersimpan dari pembangunan arah rumah tersebut. Makna filosofisnya adalah arah matahari terbit menandakan awal memulai hidup dan berakhir dengan matahari terbenam melambangkan harus bekerja keras selama matahari terbit hingga terbenam.

Nah, itulah 5 keunikan dari rumah adat Provinsi Kalimantan Barat yang disebut dengan rumah panjang. Indonesia kaya akan budaya dan kesenian yang memiliki nilai yang tidak tergantikan. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih. 🙂

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *